Selamat Tinggal Sahabat

Kupersembahkan syair ini untuk kalian sahabatku

Selamat tinggal sahabatku
Pemergianku hanya sementara
Namun perjuangan tidak kulupa
Bersemadi di jiwa

Kumasih perlu bimbinganmu
Dan kumasih perlukan pimpinanmu
Dalam menuju keredhaan Ilahi
Bantulah diri ini
Ya…Allah…Restuilah perpisahan ini
Ya…Allah…Restuilah

Ukhuwah dipupuk berlandaskan keimanan
Disulami dengan keikhlasan
Tertawa berduka kita saling bersama
Membait memori perjuangan kita

Air matamu ditumpah jangan
Tapi taburkan doa dan keikhlasan
Jua relakanlah perpisahan ini
Semoga bertemu kembali
Ya…Allah…Restuilah perpisahan ini
Ya…Allah…Restuilah

Perjuangan suci yang telah dilalui
Membantu kita dalam mengenal diri
Mahabbah mawaddah kita semat di hati
Dalam mengeratkan silaturrahim

Dipublikasi di syair | Tag | Tinggalkan Komentar

Negara Pembuat Polusi Dunia Bertemu, Bisakah Bumi Diselamatkan?

Ilustrasi kehancuran bumi

MEKSIKO, KOMPAS.com — Menteri-menteri lingkungan dari negara pembuat polusi terbesar dunia, termasuk AS dan China, Senin (22/6), bertemu di Meksiko dalam upaya AS untuk mempercepat kerja ke arah perjanjian iklim penting PBB.

Kelompok yang disebut Forum Ekonomi-ekonomi Besar (MEF) itu bermaksud membantu membuat perjanjian baru untuk menahan laju pembuangan gas rumah kaca, guna menggantikan Prokokol Kyoto saat perjanjian itu habis berlakunya pada 2012.

Pertemuan ketiga kelompok diputuskan ketika pembicaraan iklim di seluruh dunia macet, sebelum pertemuan puncak besar Kopenhagen Desember, yang ditujukan untuk menghasilkan perjanjian PBB yang baru.

Selama 12 hari pembicaraan perubahan iklim internasioal itu berakhir pekan lalu di Jerman tanpa hasil. Tidak ada solusi bagaimana membagi beban pengurangan emisi pada masa depan.

Negara-negara miskin meminta pengurangan yang signifikan dari negara-negara kaya, yang menurut sejarah, sebagian besar harus dipersalahkan karena masalah sekarang ini.

Mereka kebanyakan minta pengurangan sekitar 25-40 persen pada 1020 dibanding dengan tingkat pengurangan 1990. Beberapa negara, termasuk China, telah mengatakan 40 persen haruslah minimal.

Di negara-negara maju, Uni Eropa telah menawarkan pengurangan sedikitnya 20 persen pada 1990, tetapi Jepang dan AS sejauh ini menawarkan pengurangan sekitar delapan dan empat pesen berturut-turut.

MEF diluncurkan Presiden AS Barack Obama di belakang prakarsa pendahulunya, George W Bush. Anggota-anggotanya telah bertemu di Washington dan Paris pada April dan Mei.

Pesertanya termasuk Australia, Brasil, Inggris, Kanada, China, Republik Ceko, Denmark, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Afrika Selatan, Swedia dan AS, dan juga ke-27 negara Uni Eropa.

“Wakil-wakil dari Uni Emirat Arab, Norwegia, dan Spanyol akan mengambil bagian sebagai pengamat,” demikian dikatakan beberapa pejabat Meksiko.

Pembicaraan itu tiba ketika dukungan internasional meningkat pada proposal Meksiko yang bertujuan mengumpulkan miliaran dollar untuk memerangi perubahan iklim melalui lembaga yang disebut Green Fund.

Rencana itu akan mewajibkan semua pemerintah untuk membayar uang kontan berdasar pada formula yang mencerminkan ukuran produk domestik bruto masing-masing negara.

BNJ
Sumber : Ant

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 1 Komentar

aiub lagi: Sebuah Catatan Inspirasi

ai.blog

Dipublikasi di blog | Tag | Tinggalkan Komentar

Handphone Hilang: “Pupus harapan” bag 2

Lanjut aja yah… ceritanya..

Nah pas ada Pak Adi, pak adi tuh nanyain Farhan (temen kami asal Cililin). Soalnya Farhan nilai Bahasa Indonesianya kurang. Jadi, saya telpon si Farhan yang mungkin ada di kosannya. Saya telpon tapi ga diangkat-angkat. Jadi, kata bu Fila mendingan dijemput aja, siapa tau dia lagi tidur. Saya dan Ataya pun segera menuju kosan Farhan.

Diperjalanan, kurang lebih 600 meter dari sekolah (samping masjid Istiqlal) saya ngeliat penjual Cakue (katanya sih Odading) yang lewat. Saya pun tertarik untuk membelinya, meski ataya yang bayarin. Hhe.

Sebelum ke rumah Farhan, saya ma ataya mampir dulu ke tempat foto copy di dekat SMP 19. Habis itu langsung ke kosan Farhan. Kami pun tiba di kosan Farhan di Tubagus Ismail Bawah. Tapi,,,,, belum juga turun dari motor, saya sadar bahwa di saku saya cuman ada 1 hp yaitu SE.  Saya panik, dan memeriksa semua saku yang ada tapi ga ketemu. Saya kira, mungkin ketinggalan di masjid.

Lama kami menunggu, tetapi tidak ada orang yang mendengar suara kami yang mengetuk pintu. Jadi kami putuskan untuk pulang kesekolah, tapi mampir dulu ngambil fotokopian.

Tiba disekolah, saya nanyain apa ada yang ngelihat hape saya. Tapi semua ga tau. Saya pun berfikir, mungkin hapenya jatuh dijalan. Tapi? dari tadi saya ga ngerasa megang hape. Trus si Lutfi bilang, katanya sebelum saya ke rumah farhan dia ngeliat saya megang hape terus digantung ditangan. Kata ataya juga gitu. Trus Atay bilang, mungkin diambil ma penjual cakue. Soalnya waktu saya ngambil cakue, atay masi ngeliat hape saya gelantungan ditangan. Mungkin sih… Tapi apa ia???

Berkali-kali saya misscall nomer hp ku yang hilang. Tapi ga pernah ada yang angkat. mungkin karena belum ada yang nemuin. Padahal saya nelponnya udah puluhan kali. Pencarian dilanjutkan dengan menyusuri jalan yang telah dilewati. mulai dari sekolah, istiqlal, tempat motokopi, ampe kosan farhan. itu dilakukan berkali kali. tapi ga ada harapan. Saya pun sempat menulis pesan singkat ke nomer itu berisi:

Siapapun yang menemukan hp ini, tolong di kembalikan kepada pemiliknya bernama aiub. Segera hubungi nomer ini. Tolong bantuannya.

Setelah sms itu terkirim, saya coba lagi untuk menelponnya. tapi ada yang nge-reject. HA??? Berarti uda ada yang nemuin. Empat kali saya nelpon, tapi di reject terus. Sekali lagi… ehh, malah bunyi tulalit. Setelah itu sampe sekarang, nomer itu ga bisa dihubungi.

Penjual Cakuenya juga gatau ada dimana..

nasib..nasib…

Mau bilang apa??? ya namanya musibah.

Mau diapa? semua sudah ada yang ngatur.

Dipublikasi di HP | Tag | 1 Komentar

Handphone Hilang: “Pupus harapan” bag 1

Aku ga tau kenapa, postingan ke3ku ini membawa kisah sedihku yang baru kehilangan hp. Nokia 2865i ini baru saja saya beli kurang lebih 2 bulan lalu, tepatnya tanggal 1 April 2009. Saat itu, hape ini saya beli seharga 800ribu rupiah (itu beli baru meskipun BM) di BEC. Ini merupakan hape ke3ku setelah Nokia 3105, dan SE K550i. Hp ini selalu menemaniku untuk ber-facebook ria. Sebagai Facebooker (Face=muka/wajah, Booker<dibaca boker dalam bhs makassar> =berak) saya harus membawa hp dengan kualitas internet yang murah dan mudah dibawa kemana-mana. Untuk itu saya memakai Starone dari indosat, dengan harapan dapat tarif murah untuk internet. Haha…

Tapi mulai hari ini, sudah usai sudah ceritaku dengannya. Kurang lebih pukul 11.00 saat bersama Ataya (orang hitam, tinggi yang ada dikelasku) pergi ke DU (Jl. Dipati Ukur) tempat kosan teman kami berada (Farhan), saya  mulai kehilangan Hp itu.

Cerita Bermula saat di sekolahku, SMAIT MIFTAHUL KHOIR. Saat itu terlihat temanku (Asri, Lutfi, Shanon,  Isna) dan seorang wali kelasku (bu Fila) yang sedang ngobrol santai di depan Masjid Sekolah kami. Waktu itu masih pukul 10 kurang 15 menit. Terlintas dipikiranku “Kok pada ngumpul sih? Mana ga ngajak-ngajak lagi! huft…”. Setelah itu saya ingat bahwa satu hari sebelumnya kami sudah sepakat untuk kumpul membicarakan suatu hal (janjiannya pukul 9.30).

Saya lalu menghampiri mereka dari arah ruang guru (eitts, hape saya masih ada). Setelah mendekat, saya pun ikut duduk lalu bertanya, “Ngapain disini?”. “Nungguin Atay ma Bani” jawab Asri. Saya tanya lagi, “Emang mereka kemana?”. Isna menjawab, “Ke Warnet mereun!” (mereun=mungkin). Obrolan terus berlanjut.

Dari arah barat, datang guru Biologi kami Bu Derin. Ia baru saja melangsungkan pernikahan seminggu yang lalu. Ia lalu menghampiri kami. Kami pun terus melanjutkan obrolan (kalo obrolannya diceritain semua, KEBANYAKAN!).

Tak lama kemudian, dari jauh terdengar suara motor  yang sudah tak asing lagi. Yaph, itu mereka Ataya dan Bani yang sejak tadi ditunggu-tunggu.  Mereka boleh dibilang bersahabat boleh juga soulmate . Mereka selalu berduaan (tapi bukan homo). Setelah mereka mendekat ke tempat kami, Bani pun mengajak Bu Derin untuk ke kantor seraya untuk memperlihatkan hasil presentasi yang telah ia persiapkan. Sedangkan Ataya, datang menghapiri kami untuk ikut mengobrol.

Dari arah Kantor, terlihat Pak Adi guru Bahasa Indonesia kami dengan jidat lebarnya (hhe.. maap pak yah! ga maksud). Ia menghampiri Bu Fila dengan membawa Kertas Koran. Tertulis, “TAUFIK INCAR GELAR KETUJUH”, gatau apa isinya (gapenting). Formasi pun bertambah dengan keberadaan pak adi.

BERSAMBUNG

Dipublikasi di HP | Tag | Tinggalkan Komentar

Perut pun Bernyanyi Melayu

Waktu menunjukkan pukul 6 lebih 40…

saat saya menulis post ini perutku bernyanyi ria…

mungkin karena udah laper..

lagi pula kalo  saya telat makan, bisa gawat.. nanti maagnya kambuh

kalo gitu udah dulu yah…

pengen nyari makan… hho..

METAL!!! melayu total

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan Komentar

aiub lagi dagdigdug?

Alhamdulillah.. Akhirnya selesai juga..

Ini adalah blogku yang ke3 setelah di wordpress dan opera..

padahal blog dagdigdug.com ini masih berbasis wordpress.. hhe.

Tapi gapapa lah… Seengganya blog yang ini lebih berwarna.. yayaya…

aiublagi.dadigdug.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan Komentar